Saya yakin umat Katolik yang terlibat dalam politik membawa nilai-nilai agamanya, namun memiliki kesadaran dan keahlian yang matang untuk melaksanakannya. Gereja tidak akan pernah melampaui tugasnya untuk mengungkapkan dan menyebarkan nilai-nilainya, setidaknya selama saya masih di sini.

Saya yakin umat Katolik yang terlibat dalam politik membawa nilai-nilai agamanya, namun memiliki kesadaran dan keahlian yang matang untuk melaksanakannya. Gereja tidak akan pernah melampaui tugasnya untuk mengungkapkan dan menyebarkan nilai-nilainya, setidaknya selama saya masih di sini.


(I believe that Catholics involved in politics carry the values of their religion within them, but have the mature awareness and expertise to implement them. The Church will never go beyond its task of expressing and disseminating its values, at least as long as I'm here.)

📖 Pope Francis


(0 Ulasan)

Kutipan ini menunjukkan betapa besarnya peran iman dan agama dalam ranah politik. Hal ini menyoroti perbedaan antara misi utama Gereja—yang mencakup ajaran spiritual dan moral—dan tanggung jawab individu umat Katolik yang setia untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam kehidupan sipil. Penekanan pada kedewasaan dan keahlian menunjukkan pengakuan bahwa solusi terhadap permasalahan sosial memerlukan lebih dari sekedar semangat moral; mereka menuntut kebijaksanaan, pengertian, dan kehati-hatian. Pernyataan tersebut meyakinkan umat beriman bahwa peran Gereja bukanlah untuk mendikte kebijakan spesifik namun untuk menjunjung dan menyebarkan nilai-nilai inti kemanusiaan yang berakar pada iman. Pendekatan ini memupuk pemisahan yang terhormat antara pengaruh agama dan otoritas politik, sehingga memungkinkan individu yang berbasis agama untuk memberikan kontribusi yang berarti tanpa mengorbankan batasan-batasan Gereja. Selain itu, sentimen ini menggarisbawahi rasa rendah hati di kalangan pemimpin agama mengenai peran mereka dalam pemerintahan sekuler, mendorong interaksi seimbang yang menghormati ajaran spiritual dan proses demokrasi. Hal ini mendorong orang-orang yang beriman untuk melihat iman mereka sebagai prinsip panduan dan bukan sebagai pedoman langsung dalam mengambil keputusan politik, menginspirasi partisipasi aktif, terinformasi, dan bertanggung jawab dalam masyarakat. Perspektif seperti ini menumbuhkan rasa saling menghormati di antara berbagai sektor masyarakat, menempatkan agama sebagai kompas moral dan bukan sebagai otoritas yang mengatur. Secara keseluruhan, kutipan ini menganjurkan hidup berdampingan secara harmonis antara iman dan akal budi dalam upaya mencapai kebaikan bersama, menekankan bahwa keterlibatan agama dalam politik adalah suatu hal yang perlu dan terkendali dengan baik dalam batas-batas misi spiritualnya.

Page views
83
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.