Saya yakin Inggris selama bertahun-tahun telah menyerahkan kedaulatannya dalam jumlah besar. Sifat birokrasi di UE, tingkat pemerintahan yang berbeda-beda, fakta bahwa keputusan pengadilan di Inggris dapat diajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi di Eropa, hal-hal tersebut menurut saya tidak akan diterima oleh warga Kanada.
(I do believe that the U.K. over the years has given up a tremendous amount of sovereignty. The bureaucratic nature of the E.U., the different levels of government, the fact that court decisions in the U.K. can be appealed to a higher level of court in Europe, those are all things I don't think Canadians would ever accept for ourselves.)
Kutipan ini mencerminkan kekhawatiran akan hilangnya kedaulatan nasional dalam entitas supranasional seperti Uni Eropa. Perjanjian ini menekankan pentingnya menjaga independensi hukum nasional dan otoritas pengambilan keputusan. Pembicara menyatakan bahwa, tidak seperti di Inggris, warga Kanada akan menolak menyerahkan kendali tersebut kepada tingkat pemerintahan yang lebih tinggi, hal ini menunjukkan rasa identitas dan kedaulatan nasional yang kuat. Pandangan ini menggarisbawahi perdebatan mengenai keseimbangan antara kerja sama internasional dan otonomi nasional, yang merupakan tema umum dalam diskusi mengenai serikat pekerja regional dan struktur pemerintahan.