Menurutku, aku bukan orang yang gila kerja. Setiap akhir pekan, saya mengundang kolega dan teman saya ke rumah untuk bermain kartu. Dan orang-orang, tetangga saya, selalu terkejut karena saya tinggal di apartemen lantai dua, dan biasanya ada 40 pasang sepatu di depan gerbang saya, dan orang-orang bermain kartu di dalam dan bermain catur. Kami bersenang-senang.

Menurutku, aku bukan orang yang gila kerja. Setiap akhir pekan, saya mengundang kolega dan teman saya ke rumah untuk bermain kartu. Dan orang-orang, tetangga saya, selalu terkejut karena saya tinggal di apartemen lantai dua, dan biasanya ada 40 pasang sepatu di depan gerbang saya, dan orang-orang bermain kartu di dalam dan bermain catur. Kami bersenang-senang.


(I don't think I'm a workaholic. Every weekend, I invite my colleagues and friends to my home to play cards. And people, my neighbors, are always surprised because I live on the second floor apartment, and there are usually 40 pairs of shoes in front of my gate, and people play cards inside and play chess. We have a lot of fun.)

📖 Jack Ma

🌍 Cina

(0 Ulasan)

Kutipan ini dengan indah menggambarkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan yang ingin dicapai banyak orang tetapi sering kali sulit dipahami. Pembicara menolak label sebagai orang yang gila kerja, dan malah menekankan pentingnya hubungan sosial dan waktu luang. Mengundang kolega dan teman untuk bermain kartu dan catur di akhir pekan menandakan menghargai hubungan dan komunitas dibandingkan kerja tanpa henti. Detail jelas dari "40 pasang sepatu di depan gerbang saya" menggambarkan lingkungan yang hidup dan ramah, penuh persahabatan dan kegembiraan. Hal ini juga secara halus mengisyaratkan budaya atau kepribadian yang mengutamakan pengalaman kolektif dan kesenangan kelompok.

Di dunia yang serba cepat dan berpusat pada produktivitas saat ini, kecenderungan untuk bekerja berlebihan dapat menyebabkan isolasi, stres, dan kelelahan. Kutipan ini berfungsi sebagai pengingat bahwa meluangkan waktu untuk interaksi sosial dan bersenang-senang sangat penting untuk kesejahteraan mental dan kehidupan yang memuaskan. Pendekatan pembicara menunjukkan bahwa keterlibatan profesional tidak harus mengorbankan kebahagiaan pribadi. Dengan mengundang rekan kerja ke dalam lingkungan sosial yang hangat dan informal, mereka memupuk ikatan antarpribadi yang lebih kuat, yang dapat meningkatkan kerja tim dan kepuasan secara keseluruhan.

Adegan yang digambarkan terasa mengharukan dan hampir bernostalgia, menekankan pentingnya memperlambat dan menghargai hubungan antarmanusia. Hal ini menantang pengagungan kecanduan kerja dan menyoroti kekayaan yang ditemukan dalam waktu senggang bersama. Secara keseluruhan, kutipan Jack Ma ini menyemangati kita untuk menciptakan momen-momen gembira di tengah kesibukan hidup, memupuk keseimbangan, persahabatan, dan kebahagiaan.

Page views
55
Pembaruan
Mei 30, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.