Saya rasa saya merasa ngeri ketika diskusinya mengarah pada, bukan pada buku, kalimat, karakter, dan hal-hal yang seharusnya menjadi perhatian penulis, bagaimana cara memiliki kehadiran online dan berapa banyak pengikut yang Anda miliki di Twitter. Hal-hal itu selalu membuatku tidak nyaman.

Saya rasa saya merasa ngeri ketika diskusinya mengarah pada, bukan pada buku, kalimat, karakter, dan hal-hal yang seharusnya menjadi perhatian penulis, bagaimana cara memiliki kehadiran online dan berapa banyak pengikut yang Anda miliki di Twitter. Hal-hal itu selalu membuatku tidak nyaman.


(I guess I cringe when the discussion leads to, rather than books and sentences and characters and the stuff that writers are supposed to be concerned with, how to have an online presence and how many followers you have on Twitter. That stuff always makes me uncomfortable.)

📖 Alice McDermott

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Penulis

(0 Ulasan)

----Alice McDermott--- Kutipan ini menyoroti ketidaknyamanan yang umum terjadi di kalangan penulis dan penggemar sastra ketika percakapan mengalihkan fokus dari elemen inti sastra—seperti penceritaan, karakter, dan bahasa—ke metrik yang dangkal seperti popularitas online dan pengikut media sosial. Hal ini menggarisbawahi keinginan untuk memprioritaskan substansi dibandingkan metrik online yang dangkal, menekankan pentingnya hubungan otentik dengan literatur dibandingkan validasi digital modern. Sentimen seperti itu mengingatkan kita akan kemungkinan terputusnya integritas artistik dan budaya media sosial yang sering kali mengabaikan kedalaman visibilitas.

Page views
0
Pembaruan
Januari 06, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.