Saya hanya membuat musik apa pun yang saya inginkan. Itu obsesi saya, dan itu sangat memuaskan.
(I just make whatever music I want. It's my obsession, and it's very fulfilling.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya semangat dan keaslian dalam upaya kreatif. Ketika seseorang mengikuti kepentingannya yang sebenarnya dan berkreasi dengan bebas, hal itu sering kali menimbulkan rasa kepuasan dan pertumbuhan pribadi yang mendalam. Penekanan penulis pada obsesi menunjukkan bahwa dedikasi, bahkan sampai terlihat intens, dapat menjadi unsur penting dalam mencapai kepuasan. Merangkul apa yang benar-benar menggairahkan kita dapat menjadi kekuatan pendorong, memupuk integritas artistik dan kebahagiaan. Pola pikir seperti itu menginspirasi orang lain untuk mengejar minat mereka tanpa takut akan ekspektasi atau keterbatasan masyarakat.