Saya tahu hukumnya... Saya adalah pelanggar terbesarnya.
(I know the law... I am its greatest transgressor.)
Kutipan ini menyoroti hubungan kompleks antara pemahaman aturan dan kecenderungan untuk menantang atau melanggarnya. Hal ini menunjukkan seseorang yang sangat akrab dengan hukum namun juga merasakan kecenderungan untuk menentangnya, mungkin karena rasa pemberontakan, pertanyaan moral, atau pengakuan atas ketidaksempurnaan hukum. Sikap seperti ini dapat memberdayakan sekaligus berisiko, menekankan pentingnya moralitas, integritas, dan kesadaran diri ketika menjalankan sistem peraturan apa pun.