Saya benar-benar ingin menjadi Tina Fey yang berkulit hitam, di mana saya bisa memproduksi konten saya sendiri dan memproduksi konten lain untuk pembuat film minoritas lainnya dan menampilkan suara mereka di layar dan pada dasarnya dapat memiliki kebebasan untuk memproduksi.
(I really want to be the black Tina Fey, where I just am able to produce my own content and produce other content for other minority filmmakers and put their voices on screen and basically be able to have free range to produce.)
Kutipan ini menyoroti keinginan untuk kemandirian dan representasi kreatif. Hal ini menekankan pentingnya memberdayakan suara minoritas dalam industri hiburan dan menciptakan peluang bagi penutur cerita yang beragam. Aspirasi untuk menjadi seperti Tina Fey mencerminkan kekaguman terhadap produser sukses dan otonom yang membentuk narasi budaya dan mendorong konten inklusif. Ambisi tersebut menggarisbawahi upaya berkelanjutan menuju kesetaraan dan keberagaman di media, menginspirasi pihak lain untuk mengambil kendali atas visi kreatif dan peran mentoring mereka.