Saya pikir jika ada orang yang begitu menjengkelkan karena percaya bahwa mereka bisa menjadi harta nasional, mereka hanya perlu membuka Twitter dan menyadari bahwa mereka sebenarnya bukan harta nasional. Itu ada untuk mengurangi kepercayaan siapa pun.
(I think if anyone becomes so obnoxious to believe they could be a national treasure, they just need to go on Twitter and realize they're not. That's there to curtail anybody's confidence.)
---Michael McIntyre--- Kutipan ini dengan lucu menyoroti bagaimana platform media sosial seperti Twitter berfungsi sebagai pemeriksa realitas bagi mereka yang melebih-lebihkan kepentingan atau ketenarannya. Hal ini menggarisbawahi gagasan bahwa masukan masyarakat, terutama secara online, dapat merendahkan hati bahkan orang yang paling percaya diri sekalipun. Nadanya menunjukkan bahwa platform semacam itu membantu mencegah arogansi dengan memaparkan pendapat yang jujur, dan terkadang kasar, kepada semua orang. Laporan ini juga mengomentari paradoks dalam mencari validasi atau kehebatan melalui ruang digital yang sering kali kritis dan tanpa filter, mengingatkan kita bahwa nilai sejati tidak ditentukan oleh persepsi diri atau sensasi media, namun oleh hubungan antarmanusia yang tulus dan kerendahan hati.