Saya pikir ketika orang punya puding dan pekerjaan, mereka memilih Anda.
(I think when people have pudding and jobs, they vote for you.)
Kutipan ini dengan lucu menyoroti bagaimana kebutuhan dan kenyamanan dasar, seperti pekerjaan dan bahkan kesenangan sederhana seperti puding, dapat mempengaruhi dukungan politik. Hal ini menggarisbawahi gagasan bahwa kepentingan praktis sering kali melebihi ideologi dalam preferensi pemilih. Politisi yang berfokus pada peningkatan stabilitas ekonomi dan kualitas hidup sehari-hari kemungkinan besar akan mendapatkan kepercayaan dan suara dari masyarakat, yang memprioritaskan manfaat nyata dibandingkan cita-cita abstrak.