Saya selalu buruk dalam belajar dari kesalahan, saya telah melalui masa-masa yang berbahaya dan saya menghilang selama satu malam.
(I've always been bad at learning from mistakes, I've been through periods where it's been dangerous and I've gone missing for a night.)
Kutipan ini mencerminkan pengakuan jujur atas perjuangan pribadi dan kesulitan dalam mengambil pelajaran dari kesalahan masa lalu. Hal ini menyoroti pola kesadaran diri yang terkait dengan perilaku berisiko, mungkin berasal dari rasa penyesalan atau keinginan untuk melarikan diri. Refleksi semacam ini dapat menjadi pengingat akan pentingnya pertumbuhan dan ketahanan, meskipun refleksi tersebut juga menekankan tantangan yang dihadapi dalam mengubah pola destruktif – sebuah pengalaman yang dianggap dapat diterima dan dimanusiakan oleh banyak orang.