Saya dirasuki oleh London.
(I was possessed by London.)
Kutipan ini membangkitkan pengaruh kuat kota yang dinamis terhadap seseorang. London, dengan sejarahnya yang kaya, budaya yang beragam, dan peluang yang tiada habisnya, sering kali menjadi lebih dari sekedar tempat—ini adalah sebuah pengalaman yang dapat membentuk identitas dan emosi seseorang secara mendalam. Ungkapan tersebut menunjukkan perasaan kewalahan, terinspirasi, atau bahkan terpesona oleh energi kota. Film ini menggambarkan bagaimana lingkungan perkotaan kadang-kadang dapat mengambil alih dunia batin kita, menginspirasi kreativitas dan perubahan sekaligus menuntut adaptasi. Banyak orang yang mengunjungi atau tinggal di London mendapati diri mereka tertarik pada ritmenya, merasa seolah-olah ada kekuatan yang selalu ada yang memandu pikiran dan tindakan mereka.