Jika saya adalah salah satu dari tiga calon presiden yang layak, saya ragu saya akan terlalu putus asa jika seseorang memeriksa arsip paspor saya. Silakan lihat, menurutku. Itu adalah foto paspor yang aku tidak ingin ada orang yang mengambilnya.

Jika saya adalah salah satu dari tiga calon presiden yang layak, saya ragu saya akan terlalu putus asa jika seseorang memeriksa arsip paspor saya. Silakan lihat, menurutku. Itu adalah foto paspor yang aku tidak ingin ada orang yang mengambilnya.


(If I were one of the three viable presidential candidates, I doubt I'd be too broken up about someone looking into my passport file. Go ahead look, I'd say. It's the passport photo I wouldn't want anyone getting his hands on.)

📖 Lisa Lutz

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Pengarang

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti kerentanan tokoh masyarakat yang sering diabaikan di tengah pengawasan politik. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pemeriksaan pemerintah mungkin meneliti data pribadi, kekhawatiran sebenarnya adalah citra pribadi seseorang, yang dilambangkan dengan foto paspor. Hal ini mencerminkan tema yang lebih luas mengenai privasi, kerentanan, dan sisi kemanusiaan dari tokoh politik di luar tampilan publik. Hal ini juga menunjukkan adanya paradoks transparansi—walaupun para kandidat mungkin mengharapkan pengawasan, ada aspek-aspek tertentu yang ingin mereka sembunyikan, namun tetap sensitif dan bersifat pribadi.

Page views
0
Pembaruan
Januari 17, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.