Jika Anda mempunyai agenda dan gaya Anda sendiri dan Anda tidak mudah menyesuaikan diri dengan apa yang dilakukan orang banyak, Anda dianggap sebagai orang yang sulit. Padahal, saya menganggapnya sebagai individu saja.
(If you have your own agenda and your own style and you don't easily conform to what the masses are doing, you're looked upon as being difficult. Whereas, I think of it as just being an individual.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya menerima keunikan seseorang dan menolak tekanan untuk menyesuaikan diri. Hal ini menunjukkan bahwa norma-norma masyarakat sering kali menyebut perilaku independen atau nonkonformis sebagai sesuatu yang problematis, namun pada kenyataannya, hal tersebut mencerminkan individualitas yang autentik. Merayakan gaya dan preferensi pribadi mendorong inovasi dan ekspresi diri, membina komunitas yang beragam dan dinamis. Menyadari nilai kejujuran pada diri sendiri dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama, mendorong budaya penerimaan dan orisinalitas.