Pada tahun 70an, banyak orang yang menganggap diri mereka terlalu serius, sebagai 'artis'. Saya pikir kita semua memiliki kecenderungan untuk melakukan hal itu pada suatu saat dalam karier kita. Jadi melihat kembali hal itu, menyenangkan untuk ditertawakan.
(In the '70s, there was no shortage of people taking themselves too seriously, as 'artistes,' if you will. I think we all had a tendency to do that at some point in our career. So looking back on that, it's fun to laugh at it.)
Kutipan ini menawarkan refleksi nostalgia pada tahun 1970-an, masa ketika banyak seniman dan artis menganggap karya mereka sangat serius, terkadang sampai pada titik yang terlalu melebih-lebihkan pentingnya karya mereka. Ini menyoroti bagaimana pertumbuhan pribadi sering kali melibatkan melihat ke belakang dan mengenali kepura-puraan masa lalu atau kepentingan diri sendiri dengan selera humor. Merangkul momen-momen seperti itu dapat memberikan kebebasan dan membantu menumbuhkan kerendahan hati. Hal ini mendorong kita semua untuk tidak menganggap diri kita terlalu serius dan menemukan humor dalam kesalahan masa lalu kita atau gambaran diri yang berlebihan, sehingga menumbuhkan perspektif yang lebih sehat mengenai identitas artistik dan pribadi.