Segera setelah munculnya gerakan hak-hak sipil, Partai Demokrat memasarkan liberalisme kepada kita sebagai sesuatu yang modis, canggih, dan membebaskan. Saat ini hal tersebut memerlukan peringatan dari dokter bedah umum: berbahaya bagi keluarga Anda dan nilai-nilai yang diajarkan kepada Anda saat masih kecil.
(In the immediate aftermath of the civil-rights movement, Democrats marketed liberalism to us as fashionable, sophisticated and liberating. Today it needs a surgeon general's warning: hazardous to your family and the values you were taught as a child.)
Kutipan ini menyoroti pergeseran narasi politik dan menunjukkan bahwa kebijakan liberal, yang dulu dipandang progresif dan memberdayakan, kini dianggap oleh sebagian orang berpotensi membahayakan nilai-nilai tradisional keluarga dan stabilitas masyarakat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampak agenda politik terhadap moral pribadi dan budaya, serta mendesak adanya pertimbangan ulang mengenai bagaimana pesan politik mempengaruhi keyakinan individu dan kohesi komunitas. Hal ini menantang kita untuk merenungkan dampak jangka panjang dari perubahan kebijakan dan pentingnya melestarikan nilai-nilai inti di tengah evolusi sosial.