Sulit untuk terus-menerus membuat pilihan yang berani.
(It is difficult to constantly make courageous choices.)
Kutipan ini menyoroti tantangan untuk mempertahankan keberanian dan tekad secara konsisten. Keberanian sering dikaitkan dengan tindakan yang berani dan tegas, namun kehidupan sehari-hari menuntut kekuatan yang berkelanjutan untuk menghadapi ketidakpastian dan ketakutan. Merangkul keberanian secara teratur dapat mengarah pada pertumbuhan pribadi, ketahanan, dan keaslian. Menyadari kesulitan dalam mempertahankan pilihan-pilihan tersebut dapat mendorong kita untuk mempraktikkan belas kasihan pada diri sendiri, memahami bahwa saat-saat keraguan adalah hal yang wajar. Kuncinya adalah bertahan meski menghadapi tantangan, memupuk kekuatan batin seiring berjalannya waktu.