Sungguh luar biasa ketika Anda berkenalan dengan seluruh keluarga Anda bisa melupakan mereka.
(It is extraordinary that when you are acquainted with a whole family you can forget about them.)
Kutipan dari Gertrude Stein ini menyentuh sifat kompleks dari keakraban dan ingatan dalam hubungan antarmanusia. Saat kita pertama kali bertemu sebuah keluarga, kesan kita cenderung jelas dan mendetail—kita mengamati interaksi, kepribadian, dan dinamika unik mereka dengan pandangan yang segar. Namun, seiring berjalannya waktu, fokus intens tersebut berkurang seiring momen-momen tersebut menjadi rutin atau dianggap remeh. Menjadi lebih mudah untuk melupakan kedalaman dan nuansa yang awalnya mendefinisikan hubungan ini, yang mengarah pada perasaan tidak terikat atau bahkan semacam ketidakpedulian yang berpuas diri.
Fenomena ini mencerminkan kebenaran psikologis yang lebih luas tentang bagaimana keakraban dapat melahirkan suatu bentuk rasa puas diri, membuat orang-orang terdekat kita tampak kurang berbeda atau luar biasa dibandingkan sebelumnya. Hal ini menantang kita untuk mempertimbangkan pentingnya perhatian dan keterlibatan aktif dalam hubungan kita. Tindakan mengingat bukan sekadar mengingat fakta, namun menjaga hubungan emosional, apresiasi, dan kesadaran akan seluk-beluk yang menjadikan setiap orang dan keluarga unik.
Kata-kata Stein juga membangkitkan kesadaran pahit bahwa semakin kita mengenal seseorang, secara paradoks, semakin mudah kita mengabaikan signifikansinya. Hal ini mendorong kita untuk bertanya apakah kedekatan yang sejati melibatkan upaya terus-menerus untuk mengingat dan menghargai keunikan orang-orang di sekitar kita, daripada menganggap remeh kehadiran mereka. Pada akhirnya, kutipan ini adalah pengingat untuk tetap sadar akan sifat keintiman yang bersifat sementara dan untuk memelihara hubungan kita melalui ingatan dan penghargaan yang disengaja.
Dengan menghadapi kecenderungan untuk melupakan, kita membuka pintu menuju pemahaman yang lebih dalam dan ikatan yang lebih kuat, menumbuhkan rasa keterhubungan yang tulus yang bertahan lebih dari sekadar keakraban.