Sudah lama sekali saya tidak dapat menjelajah ke dalam kekekalan, melalui kemurahan Tuhan dan jasa Kristus; tetapi kematian masih tetap terasa mengerikan, dan kematian itu kini telah hilang; dan sekarang kematian tidak ada lagi bagiku, melainkan menyerahkan diriku ke dalam pelukan suamiku, dan berbaring bersamanya.

Sudah lama sekali saya tidak dapat menjelajah ke dalam kekekalan, melalui kemurahan Tuhan dan jasa Kristus; tetapi kematian masih tetap terasa mengerikan, dan kematian itu kini telah hilang; dan sekarang kematian tidak ada lagi bagiku, melainkan menyerahkan diriku ke dalam pelukan suamiku, dan berbaring bersamanya.


(It has been a long time since I could venture into eternity, through God's mercy and Christ's merits; but death remained somewhat terrible, and that now is taken away; and now death is no more to me, but to cast myself into my husband's arms, and to lie down with Him.)

📖 Donald Cargill

🌍 Skotlandia

(0 Ulasan)

Kutipan yang menyentuh ini mengungkapkan perspektif spiritual yang mendalam tentang kematian, menggambarkannya bukan sebagai sebuah akhir, namun sebagai persatuan damai dengan Yang Ilahi dan orang-orang terkasih. Pembicara merefleksikan mengatasi ketakutan akan kematian melalui janji iman akan kehidupan kekal, menekankan harapan dan rahmat ilahi. Gambaran tentang berada dalam pelukan Tuhan dan berbaring bersama-Nya menyampaikan kenyamanan tertinggi, menyoroti rasa ketenangan dan kepuasan rohani dalam menghadapi kefanaan.

Page views
0
Pembaruan
Januari 07, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.