Quince rebus sangat empuk, beraroma, dan kemerahan sehingga Anda hampir tidak percaya buah mentahnya berwarna putih, berserat, dan keras seperti batu.
(Poached quince are so tender, aromatic, and rosy that you'd hardly believe the raw fruit is white, fibrous, and hard as a rock.)
Kutipan ini dengan indah menyoroti sifat transformatif dari memasak. Quince mentah, yang sering diabaikan karena teksturnya yang keras dan penampilannya yang hambar, berkembang menjadi buah yang lembut dan harum setelah direbus. Hal ini mengingatkan kita bahwa terkadang, kesabaran dan persiapan yang tepat akan mengungkap keindahan dan rasa tersembunyi pada bahan-bahan yang mungkin kita abaikan. Deskripsi yang jelas mengajak kita untuk mengapresiasi keajaiban teknik kuliner dan bagaimana teknik tersebut mengangkat buah-buahan sederhana menjadi sesuatu yang luar biasa, menekankan pentingnya eksperimen dan keterbukaan di dapur.