Politisi dan pemimpin yang melihat media sebagai 'musuh di dalam' membagi masyarakat menjadi dua kubu budaya yang saling bertentangan. Para demagog populis mendapat manfaat dari oposisi biner.
(Politicians and leaders who see the media as 'the enemy within' divide society into two clashing cultural camps. Populist demagogues benefit from binary oppositions.)
---Elif Safak--- Kutipan ini menyoroti bagaimana membingkai media sebagai musuh dapat memperdalam perpecahan masyarakat, sehingga memicu mentalitas kita versus mereka. Ketika para pemimpin memanfaatkan kesenjangan ini, mereka sering kali memperoleh kekuasaan dengan menyederhanakan isu-isu kompleks ke dalam dua kubu yang berlawanan. Pemikiran biner seperti ini dapat merusak kohesi sosial dan memfasilitasi narasi populis yang berkembang di tengah ketakutan dan kecurigaan. Menyadari dinamika ini sangat penting untuk mendorong wacana yang lebih sehat dan menolak politik manipulatif yang mengeksploitasi kelemahan masyarakat.