Terlepas dari besarnya, jumlah penonton, atau penjualan bayar-per-tayang, tujuannya adalah untuk mengalahkan pria di depan saya.
(Regardless of the magnitude, the crowd, or the pay-per-view sales, the goal is to beat the guy in front of me.)
Kutipan ini menekankan esensi inti dari kompetisi: berfokus pada kinerja individu daripada faktor eksternal. Hal ini mengingatkan kita bahwa kesuksesan berakar pada usaha dan tekad pribadi, terlepas dari seberapa besar atau kecil penonton atau acaranya. Pola pikir seperti ini mendorong disiplin dan ketahanan, mendorong atlet dan individu untuk tetap berkomitmen pada tujuan mereka tanpa gangguan oleh metrik eksternal. Hal ini menggarisbawahi pentingnya motivasi intrinsik dibandingkan validasi eksternal, menumbuhkan pola pikir perbaikan diri dan konsistensi yang konstan.