Jika dunia ini adalah rencana yang tak terbatas dan berlayar ke timur, kita selalu dapat mencapai jarak baru dan menemukan hal -hal yang lebih manis dan lebih baru daripada semua Cyclades atau pulau -pulau Raja Salomo, maka perjalanan itu akan berisi janji. Tetapi, dalam melantunkan misteri -misteri jauh yang kita impikan, atau dalam perburuan hantu iblis yang menyiksa yang cepat atau lambat berenang di hadapan semua hati manusia, berburu hal -hal seperti itu di sekitar dunia ini, atau atau membawa kita ke labirin kosong atau mereka meninggalkan kita terendam setengah jalan.

Jika dunia ini adalah rencana yang tak terbatas dan berlayar ke timur, kita selalu dapat mencapai jarak baru dan menemukan hal -hal yang lebih manis dan lebih baru daripada semua Cyclades atau pulau -pulau Raja Salomo, maka perjalanan itu akan berisi janji. Tetapi, dalam melantunkan misteri -misteri jauh yang kita impikan, atau dalam perburuan hantu iblis yang menyiksa yang cepat atau lambat berenang di hadapan semua hati manusia, berburu hal -hal seperti itu di sekitar dunia ini, atau atau membawa kita ke labirin kosong atau mereka meninggalkan kita terendam setengah jalan.


(If this world were an infinite plan and sailing to the East we could always reach new distances and discover sweeter and newer things than all the cyclades or the islands of King Solomon, then the journey would contain a promise. But, in chanting those distant mysteries we dream of, or in the tormenting hunting of that demonic ghost who sooner or later swims before all human hearts, hunting for such things around this globe, or or lead us to empty labyrinths or they leave us submerged halfway.)

πŸ“– Herman Melville

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Novelis

πŸŽ‚ August 1, 1819  β€“  ⚰️ September 28, 1891
(0 Ulasan)

Kutipan dari "Moby-Dick" oleh Herman Melville merefleksikan sifat eksplorasi dan keinginan manusia untuk penemuan. Jika dunia tidak terbatas dan setiap perjalanan menyebabkan keajaiban baru, pengejaran pengetahuan dan pengalaman akan memuaskan. Namun, kenyataannya seringkali berbeda, di mana pencarian makna yang lebih dalam dapat menyebabkan frustrasi dan kekosongan, seperti mengejar hantu yang sulit dipahami.

Perikop ini merangkum gagasan bahwa sementara kerinduan akan petualangan dan perburuan pemahaman bersifat intrinsik bagi kemanusiaan, mereka juga dapat mengakibatkan perasaan tersesat atau tidak terpenuhi. Pencarian yang luar biasa bisa menjadi pedang bermata dua, membawa kita melalui labirin emosional yang kompleks dan meninggalkan kita dengan rasa tidak lengkap.

Page views
629
Pembaruan
Oktober 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.