Kejutan hanyalah sebuah paradoks. Terkadang hal itu mengganggu kita; terkadang hal itu menggetarkan air mata kebahagiaan dalam diri kita; terkadang hal itu membuat kita merenung; terkadang ia menghentikan perkataan kita dan membiarkan rahang kita terbuka, dan terkadang, ia menutup bibir kita; untuk sesaat, kejutan dapat membuat pikiran kita kebingungan dan menghentikan pergerakan tubuh. Hati-hati dengan kejutan karena kejutan ada untuk mengejutkan Anda!
(Surprise is just a paradox. Sometimes it annoys us; sometimes it shakes the tears of joy within us; sometimes it makes us ponder; sometimes it ceases our words and leaves our jaws open, and sometimes, it shuts our lips; for a moment, surprises can put our minds into a state of confusion and halt the movement of the body. Watch out for surprises for surprises are there to surprise you!)
Kejutan adalah bagian intrinsik dari pengalaman manusia, yang mewujudkan sifat kehidupan itu sendiri yang tidak dapat diprediksi. Kualitas paradoksnya mencerminkan kompleksitas respons emosional kita. Kadang-kadang, kejutan menantang kita, memicu kejengkelan atau frustrasi ketika harapan kita pupus. Di saat lain, mereka membangkitkan kegembiraan yang mendalam, air mata kebahagiaan yang mengungkapkan kedalaman kapasitas emosional kita. Kejutan juga berfungsi sebagai katalis refleksi, memaksa kita untuk mempertimbangkan kembali persepsi dan asumsi kita. Kemampuan mereka untuk membuat kita terdiam—entah karena kagum atau kaget—mengingatkan kita akan kerentanan dan kerendahan hati kita saat terjadi kejadian mendadak yang tidak terduga. Selain itu, kejutan dapat menimbulkan kebingungan, mengganggu proses berpikir rutin dan tindakan fisik kita, membuat kita tersesat sejenak dalam kekacauan yang tidak terduga. Ketidakpastian ini menekankan pentingnya menerima ketidakpastian hidup dengan keterbukaan, bukan perlawanan. Ungkapan 'Hati-hati terhadap kejutan karena kejutan ada untuk mengejutkan Anda' menyoroti perlunya kesiapan terus-menerus dan kesadaran bahwa kejutan adalah keniscayaan yang dirancang untuk mengajar, menantang, dan membentuk kita. Hal-hal tersebut berfungsi sebagai pengingat bahwa kehidupan tidak selalu dapat direncanakan atau dikendalikan, dan seringkali pertumbuhan yang paling berarti terjadi melalui kejadian-kejadian yang tidak terduga. Momen seperti ini mendorong kita keluar dari zona nyaman, mendorong ketahanan dan kemampuan beradaptasi. Menerima kejutan dengan pandangan positif dapat mengubah cara kita menavigasi perjalanan, mengubah potensi gangguan menjadi peluang untuk belajar dan pengembangan pribadi.
---Ernest Agyemang Yeboah---