Ajarkan cinta kasih, kemurahan hati, budi pekerti yang baik dan sebagiannya akan hanyut dari ruang kelas hingga ke rumah dan siapa tahu anak akan mendidik orang tuanya.
(Teach love, generosity, good manners and some of that will drift from the classroom to the home and who knows, the children will be educating the parents.)
Kutipan ini merangkum kebenaran mendalam tentang pendidikan dan dampaknya di luar sekolah formal. Buku ini menekankan bahwa mengajarkan nilai-nilai seperti cinta kasih, kemurahan hati, dan sopan santun kepada anak-anak tidak hanya terbatas di ruang kelas saja; sebaliknya, pelajaran-pelajaran ini memiliki kekuatan untuk melampaui lingkungan terdekat dan meresap ke dalam lingkungan keluarga. Ada keindahan yang melekat dalam gagasan bahwa anak-anak, yang sering dipandang sebagai pembelajar yang bergantung pada orang dewasa, bisa menjadi pendidik secara tidak sengaja di rumah mereka sendiri. Ketika nilai-nilai positif ditanamkan di sekolah, anak-anak membawa prinsip-prinsip tersebut, yang secara halus memengaruhi orang tua dan keluarga mereka. Hal ini menciptakan dinamika di mana pendidikan mengalir ke berbagai arah, mematahkan hierarki tradisional yang hanya memberikan pengajaran kepada orang dewasa. Sebaliknya, ini menjadi proses kolaboratif dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Mengajarkan karakter dan kebaikan di sekolah pada dasarnya menanamkan benih yang akan tumbuh menuju perubahan sosial yang lebih luas, karena nilai-nilai ini tidak hanya mempengaruhi individu anak-anak tetapi juga orang-orang yang berinteraksi dengan mereka sehari-hari. Kutipan tersebut mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah alat yang luas untuk menumbuhkan empati dan kesopanan, dengan potensi untuk mengubah komunitas dan hubungan mulai dari unit terkecil—rumah dan keluarga. Hal ini merupakan dorongan yang penuh harapan bagi para pendidik dan orang tua untuk menyadari peran ganda yang mereka mainkan dan dampak yang jauh lebih besar dari nilai-nilai yang diajarkan dengan sungguh-sungguh. Pada akhirnya, visi ini menginspirasi upaya kolektif untuk memupuk tidak hanya keterampilan akademis tetapi juga tatanan emosional dan sosial generasi mendatang.
---Roger Moore---