Komputer telah berperan menghancurkan kreativitas dengan Photoshop. Semua orang mengira mereka seorang desainer.
(The computer has played a role in destroying creativity with Photoshop. Everybody thinks they're a designer.)
Kutipan ini menyoroti kekhawatiran tentang bagaimana alat digital seperti Photoshop, meskipun canggih, terkadang dapat menghambat kreativitas sejati. Ketika setiap orang dapat dengan mudah memanipulasi gambar atau desain, ada risiko menilai kemahiran teknis dibandingkan visi artistik yang asli. Hal ini menunjukkan bahwa demokratisasi alat desain dapat menyebabkan kesalahpahaman tentang keterampilan dan orisinalitas, yang berpotensi melemahkan ekspresi kreatif yang otentik. Namun, patut juga dipertimbangkan bahwa alat-alat ini dapat menumbuhkan bentuk kreativitas baru jika digunakan dengan bijaksana. Mencapai keseimbangan antara memanfaatkan teknologi dan mempertahankan orisinalitas sangat penting untuk membina bakat seni sejati di era digital.