Ujian bagi orang Amerika yang jujur atau kaum liberal yang jujur adalah, apakah mereka akan membela presiden yang tidak mereka setujui ketika ia menjadi korban.
(The test for honest Americans or honest liberals is, are they going to defend a president they disagree with when he's being victimized.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya integritas dan konsistensi dalam nilai-nilai moral. Hal ini menantang individu untuk mempertimbangkan apakah mereka akan menjunjung prinsip keadilan dan keadilan, bahkan ketika hal tersebut melibatkan pembelaan seseorang yang secara pribadi mereka lawan. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kejujuran dan komitmen sejati terhadap supremasi hukum, lebih dari sekedar keberpihakan. Hal ini menjadi pengingat bahwa membela hak-hak orang lain, terutama dalam situasi sulit, adalah ukuran karakter dan integritas yang sebenarnya.