Ada penghormatan terhadap hukum, dan kemudian ada keterlibatan dalam pelanggaran hukum.

Ada penghormatan terhadap hukum, dan kemudian ada keterlibatan dalam pelanggaran hukum.


(There is respect for law, and then there is complicity in lawlessness.)

📖 Rebecca MacKinnon

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti keseimbangan yang rumit dan terkadang hubungan yang bertentangan antara menghormati struktur hukum dan berpartisipasi aktif dalam atau memungkinkan tindakan yang melanggar hukum. Menghormati hukum merupakan hal mendasar dalam menjaga ketertiban sosial, menjamin keadilan, dan melindungi hak-hak individu. Namun, ketika individu atau lembaga memilih untuk menutup mata terhadap kegiatan ilegal atau secara diam-diam mendukungnya, mereka malah terlibat. Keterlibatan ini dapat melemahkan tatanan keadilan dan demokrasi karena hal ini secara efektif membenarkan perilaku yang seharusnya dikutuk secara moral dan hukum.

Dalam konteks masyarakat, perbedaan antara kepatuhan terhadap hukum dan keterlibatan secara diam-diam tidak kentara namun penting. Penghormatan terhadap hukum melibatkan kepatuhan dan kepatuhan, berpedoman pada prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan. Sebaliknya, keterlibatan sering kali berasal dari persetujuan pasif, ketakutan, atau kepentingan egois yang membiarkan tindakan tidak sah terus terjadi tanpa terkendali. Sikap seperti ini dapat melanggengkan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan sosial, yang pada akhirnya mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.

Kutipan ini mendorong refleksi mengenai tanggung jawab individu dan institusi dalam kerangka masyarakat kita. Hal ini mendesak kita untuk mempertimbangkan apakah tindakan kita—atau kelambanan kita—berkontribusi pada terpeliharanya ketertiban yang sah atau secara tidak sengaja mendukung pelanggaran. Kewaspadaan, integritas, dan keberanian moral diperlukan untuk membedakan antara penghormatan yang sah terhadap sistem hukum dan keterlibatan diam-diam dalam kegagalan atau penyalahgunaan sistem tersebut. Menyadari perbedaan ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya akuntabilitas dan keadilan yang bermakna.

Pada akhirnya, kutipan tersebut menyerukan sikap aktif melawan pelanggaran hukum, menekankan bahwa penghormatan sejati terhadap hukum berarti menentang ketidakadilan, bukan secara pasif menerima atau mengabaikannya.

Page views
24
Pembaruan
Agustus 03, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.