Kami percaya bahwa kami harus mencapai kesepakatan dengan Palestina. Tapi kita butuh dua orang untuk menari tango.
(We believe that we should come to an agreement with the Palestinians. But we need two to tango.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya upaya bersama dan kerja sama dalam menyelesaikan konflik. Untuk mencapai perdamaian, kedua belah pihak harus berpartisipasi secara aktif dan membuat konsesi. Metafora 'tango' menekankan bahwa rekonsiliasi adalah jalan dua arah—tanpa kemauan bersama dan upaya terkoordinasi, kemajuan tidak mungkin tercapai. Hal ini menggarisbawahi kompleksitas negosiasi diplomatik dimana satu pihak saja tidak dapat menentukan hasilnya; dialog berkelanjutan dan komitmen timbal balik sangat penting untuk kemajuan yang berarti.