Ketika saya pertama kali mulai ngeblog, tujuannya adalah untuk mengeluarkan musik baru dan menjaring artis yang bekerja di studio. Ini terjadi sebelum seniman begitu bersosialisasi. Saat itu mereka belum begitu aktif.
(When I first started blogging, it was about getting out new music and capturing artists working in the studio. This was before artists were so social. They weren't so hands-on then.)
Kutipan ini menyoroti evolusi lanskap digital dan bagaimana interaksi seniman dengan penontonnya telah berubah seiring berjalannya waktu. Pada masa-masa awal blogging dan pembuatan konten online, fokus utamanya adalah menampilkan konten eksklusif, seperti musik baru dan cuplikan di balik layar langsung dari artis ketika konten tersebut kurang dapat diakses oleh publik. Penekanannya adalah untuk memberikan rasa keintiman dan gambaran sekilas kepada penggemar tentang proses kreatif, yang membutuhkan lebih banyak upaya dan upaya yang disengaja untuk mengabadikan dan berbagi momen autentik.
Ketika platform media sosial seperti Twitter, Instagram, dan TikTok muncul dan mendominasi, artis mendapatkan akses langsung ke penggemarnya dan menjadi lebih aktif dalam interaksi online. Pergeseran ini mendemokratisasikan pembagian konten dan menciptakan hubungan yang lebih dekat dan personal antara artis dan penontonnya. Naskah, rutinitas, dan penjaga gerbang tradisional digantikan oleh pembaruan waktu nyata dan komunikasi langsung, menjadikan industri musik dan dinamika artis-penggemar menjadi lebih transparan.
Melihat ke belakang, transisi ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam bidang teknologi dan budaya. Pembuatan konten menjadi lebih demokratis, dan para seniman tidak lagi membutuhkan perantara untuk menjangkau audiens mereka. Hal ini juga menandakan pergerakan menuju keaslian dan kedekatan dalam ekspresi artistik dan keterlibatan penggemar. Pada akhirnya, kutipan ini menangkap momen penting di era digital, menekankan bagaimana kemajuan teknologi telah mengubah cara musisi membagikan karya mereka dan terhubung dengan penggemar, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih interaktif dan sosial dibandingkan sebelumnya.