Anda bermain dengan rasa sakit. Anda tidak memikirkannya.
(You play with pain. You don't think about it.)
Kutipan ini menyoroti fokus intens dan ketahanan yang terkadang dibutuhkan dalam situasi yang menantang. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat-saat sulit atau penuh tekanan, berpikir berlebihan dapat menjadi pengalih perhatian, dan sebaliknya, tindakan yang didorong oleh naluri dan keberanian akan lebih efektif. Merangkul rasa sakit sebagai bagian dari proses dapat memberdayakan individu untuk melampaui batas kemampuan mereka, mendorong pertumbuhan dan pencapaian. Hal ini juga mencerminkan gagasan bahwa kekuatan sejati sering kali melibatkan tindakan meskipun merasa tidak nyaman atau takut, memercayai diri sendiri untuk melewati kesulitan. Pola pikir seperti itu bisa menjadi sangat penting dalam olahraga, lingkungan kerja yang berat, atau perjalanan pengembangan pribadi, di mana kekuatan mental sama pentingnya dengan keterampilan.