Seekor keledai mungkin meringkik cukup lama sebelum ia menggoncangkan bintang-bintang.
(An ass may bray a good while before he shakes the stars down.)
Pepatah ini memberikan komentar mendalam tentang kesabaran, ketekunan, dan sifat dari upaya yang paling gigih sekalipun. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa upaya atau ambisi, terlepas dari seberapa keras atau kerasnya upaya tersebut dilakukan, mungkin memerlukan banyak waktu dan usaha yang gigih sebelum pencapaian atau perubahan yang berarti terjadi. Metafora keledai yang meringkik menyoroti gagasan tentang upaya yang berisik atau gigih, yang mungkin tampak penting pada saat itu tetapi mungkin tidak segera mencapai hasil yang diinginkan. Mengguncang bintang, dalam konteks ini, melambangkan pencapaian tujuan yang luhur atau tampaknya tidak dapat dicapai. Ungkapan ini menyiratkan bahwa ambisi yang tinggi atau cita-cita jangka panjang sering kali menuntut kesabaran dan ketabahan yang bertahan lama. Terburu-buru atau menyerah sebelum waktunya dapat menghambat kemajuan ketika upaya yang diperlukan hanya terlihat seiring berjalannya waktu. Banyak proses kehidupan nyata—baik pertumbuhan pribadi, penemuan ilmiah, atau reformasi masyarakat—menunjukkan kebenaran ini; kesuksesan jarang datang dengan cepat atau mudah. Sebaliknya, ketekunan, upaya yang berulang-ulang, dan ketahanan dalam jangka waktu yang lama sering kali mendahului terobosan-terobosan besar. Pepatah ini mendorong kita untuk tetap berkomitmen, mengakui bahwa kesabaran dapat menjadi suatu kebajikan ketika mengejar tujuan yang bermanfaat, dan mengingatkan kita bahwa pencapaian luar biasa biasanya merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dari waktu ke waktu. Hal ini memperingatkan kita terhadap ketidaksabaran dan mendesak kita untuk memahami bahwa kemajuan bisa berjalan lambat, namun upaya yang terus-menerus pada akhirnya akan membawa kita pada aspirasi kita, tidak peduli seberapa jauh atau sulitnya hal tersebut pada awalnya. Intinya, hal ini menginspirasi harapan dan ketabahan bagi mereka yang terjebak dalam perjuangan dalam usahanya, memperkuat bahwa ketekunan memiliki kekuatan untuk mengubah kebisingan yang terus-menerus menjadi pencapaian yang berarti.