Haute couture itu seperti orkestra, yang konduktornya hanya Balenciaga. Kami semua hanyalah musisi, mengikuti arahan yang dia berikan kepada kami.
(Haute couture is like an orchestra, for which only Balenciaga is the conductor. The rest of us are just musicians, following the directions he gives us.)
Kutipan ini menyoroti pengaruh signifikan dari seorang pemimpin visioner dalam industri fashion. Ini menekankan bagaimana satu pikiran kreatif, seperti seorang konduktor dalam orkestra, dapat mengarahkan dan menginspirasi orang lain untuk mencapai harmoni dan keunggulan. Metafora tersebut menggarisbawahi pentingnya inovasi, bimbingan, dan kepemimpinan dalam mendorong bidang seni ke depan. Tanpa arahan yang kuat, bakat individu tidak akan mampu menciptakan sebuah karya yang kohesif. Hal ini juga menunjukkan adanya hierarki di mana tokoh-tokoh tertentu menentukan arah, membimbing orang lain untuk berkolaborasi secara efektif dan menghasilkan karya yang luar biasa.