Aku apa adanya. Mencari alasan ada intinya.
(I am what I am. To look for reasons is beside the point.)
Dalam "Mainkan As It Lays" oleh Joan Didion, kutipan "Saya adalah apa saya. Untuk mencari alasan adalah intinya" mencerminkan penerimaan yang mendalam dari identitas dan keberadaan seseorang. Karakter mencakup rasa diri yang tidak menyesal dan benar, mengabaikan tekanan untuk membenarkan siapa mereka. Ini menyampaikan pesan yang kuat tentang keaslian di dunia yang sering menuntut penjelasan untuk pilihan dan identitas individu.
Pernyataan ini menantang pembaca untuk mempertimbangkan nilai menjadi diri sendiri tanpa beban harapan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa memahami esensi seseorang tidak memerlukan validasi atau rasionalisasi eksternal, mempromosikan gagasan bahwa penerimaan pribadi lebih berharga daripada mencari alasan atau pembenaran untuk keberadaan seseorang.