Saya lebih suka menjadi pesimis karena saya hanya akan terkejut.
(I'd rather be a pessimist because then I can only be pleasantly surprised.)
Kutipan ini mewujudkan perspektif menarik tentang optimisme dan pesimisme yang menantang pemikiran konvensional. Daripada menganjurkan optimisme buta, hal ini menyoroti bentuk pesimisme hati-hati yang mengatur ekspektasi, sehingga menciptakan ruang untuk kejutan yang menyenangkan daripada kekecewaan. Pola pikir tersebut mencerminkan optimisme defensif—sebuah strategi psikologis yang melindungi individu dari dampak buruk ekspektasi yang tidak terpenuhi, namun tetap memungkinkan mereka merasakan kegembiraan ketika hasilnya lebih baik dari yang diperkirakan.
Pendekatan ini dapat berfungsi sebagai mekanisme penanggulangan yang berguna dalam situasi yang tidak pasti atau menantang. Dengan mengantisipasi potensi dampak negatif, orang yang pesimis dapat bersiap menghadapi kesulitan dan dengan demikian mengurangi kecemasan atau keterkejutan ketika hasil buruk muncul. Sementara itu, jika segala sesuatunya berjalan lebih baik dari yang diharapkan, respons yang diberikan adalah kebahagiaan atau kelegaan yang lebih besar, sebuah kontras yang memuaskan dibandingkan ekspektasi awal yang rendah.
Menariknya, kutipan ini juga membuka perbincangan yang lebih luas tentang ketahanan emosional. Menumbuhkan pola pikir yang menyambut kejutan dengan sedikit menurunkan ekspektasi memungkinkan pengalaman emosional yang lebih stabil, menghindari perubahan kekecewaan ekstrem atau optimisme yang tidak realistis. Selain itu, hal ini menumbuhkan rasa syukur dan apresiasi terhadap peristiwa-peristiwa positif yang mungkin dianggap remeh.
Intinya, kutipan tersebut menyarankan filosofi praktis yang relevan baik dalam pertumbuhan pribadi maupun pengambilan keputusan. Hal ini selaras dengan mereka yang lebih memilih persiapan daripada angan-angan, menekankan pandangan yang seimbang dan lebih membumi terhadap ketidakpastian hidup. Pola pikir ini mungkin tidak hanya meningkatkan kesejahteraan mental tetapi juga meningkatkan kinerja di bidang-bidang di mana manajemen risiko dan ekspektasi yang baik bermanfaat.