Saya bahkan tidak bernyanyi di depan teman dekat. Ini memalukan. Aku juga tidak terlalu bernyanyi ketika aku sendirian. Aku hanya bersenandung nikmat.
(I don't even sing in front of really close friends. It's embarrassing. I don't really sing when I'm alone, either. I just hum enjoyably.)
Kutipan ini mengungkapkan rasa kerendahan hati dan kerentanan tentang ekspresi pribadi seperti bernyanyi. Ini menyoroti bagaimana terkadang, bahkan di saat-saat pribadi, kita menghindari aktivitas yang membuat kita bahagia karena kesadaran diri. Merendahkan diri untuk mengakui ketidakamanan seperti itu akan menumbuhkan keterhubungan dan mengingatkan kita bahwa setiap orang mempunyai saat-saat keraguan diri. Merangkul ketidaksempurnaan kecil ini pada akhirnya dapat menghasilkan penerimaan diri yang lebih besar dan kenyamanan terhadap diri kita yang sebenarnya.