Aku memberikannya tubuh dan pikiranku, tapi aku tetap menjaga jiwaku.
(I gave it my body and mind, but I have kept my soul.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya menjaga integritas batin dan esensi spiritual seseorang meskipun menginvestasikan upaya dan energi untuk upaya eksternal. Hal ini menunjukkan bahwa kesuksesan dan dedikasi tidak harus mengorbankan nilai-nilai inti atau identitas seseorang. Idenya mendorong pendekatan holistik terhadap kehidupan, di mana komitmen fisik dan mental diimbangi dengan pelestarian keaslian jiwa, memupuk kedamaian batin dan kepuasan sejati.
---Phil Jackson---