Saya pernah menjadi seorang radikal, politikus sayap kiri, dan bertemu dengan masyarakat India menyadarkan saya bahwa politik kiri dan kanan jauh lebih penting dibandingkan politik hati dan jiwa.

Saya pernah menjadi seorang radikal, politikus sayap kiri, dan bertemu dengan masyarakat India menyadarkan saya bahwa politik kiri dan kanan jauh lebih penting dibandingkan politik hati dan jiwa.


(I had been a radical, a left-wing politico, and meeting the Indian people made me realize that the politics of the left and the right were so much less important than the politics of the heart and the spirit.)

πŸ“– Larry Brilliant

🌍 Amerika

πŸŽ‚ May 5, 1944
(0 Ulasan)

Kutipan ini mencerminkan perubahan besar dalam perspektif yang sering kali berasal dari pengalaman manusia secara langsung. Hal ini mencerminkan gagasan bahwa ideologi politik, yang sering kali dibingkai dalam bentuk ekstrem kiri dan kanan, terkadang dapat membatasi pemahaman kita tentang apa yang sebenarnya mendorong hubungan dan kemajuan antarmanusia. Larry Brilliant menyoroti kesadaran yang sangat penting β€” bahwa di balik batasan kaku label politik terdapat kode yang lebih dalam yang tertanam dalam belas kasih dan kesadaran spiritual.

Gagasan tentang "politik hati dan jiwa" menunjukkan pendekatan universal terhadap kehidupan di mana empati, kebaikan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang sama melampaui perpecahan ideologis. Hal ini sejalan dengan gagasan bahwa perubahan dan pemahaman yang nyata tidak datang dari ketaatan pada seperangkat keyakinan politik, namun dari keterlibatan yang sungguh-sungguh dengan kemanusiaan orang lain tanpa memandang keyakinan atau afiliasinya.

Dalam wacana kontemporer, di mana polarisasi dan keberpihakan mendominasi, wawasan Brilliant mengingatkan kita untuk melihat melampaui spektrum politik konvensional. Hal ini mendorong kita untuk memprioritaskan martabat manusia dan kecerdasan emosional dalam perjalanan kolektif kita. Sudut pandang ini tidak mengurangi pentingnya aktivisme politik namun memperkayanya dengan memperkenalkan landasan persatuan dan tujuan bersama.

Intinya, kutipan ini mengajak pembaca untuk merefleksikan identitas politik mereka masing-masing dan mempertanyakan apakah politik mereka melayani hati dan jiwa atau hanya sekedar melanggengkan perpecahan. Hal ini memerlukan politik yang didasarkan pada cinta, pengertian, dan pertumbuhan spiritual – sebuah perspektif yang sangat dibutuhkan di dunia saat ini.

Page views
133
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.