Saya ingin yang terbaik untuk negara kita. Saya tidak yakin saya bisa mengetahuinya.
(I want what's best for our country. I'm not sure I can figure that out.)
Kutipan ini menyoroti keinginan tulus untuk mengabdi dan memperbaiki bangsa, ditambah dengan kerendahan hati terhadap kompleksitas pemerintahan dan pengambilan keputusan. Hal ini mencerminkan pengakuan jujur bahwa menciptakan jalur ke depan yang optimal merupakan sebuah tantangan dan mungkin memerlukan upaya kolektif dan pembelajaran berkelanjutan. Kerentanan seperti ini dapat menumbuhkan kepercayaan dan keterbukaan, yang merupakan kualitas penting dalam kepemimpinan, dan mengingatkan kita bahwa bahkan mereka yang memiliki niat baik pun terkadang mempertanyakan kapasitas mereka namun tetap berkomitmen untuk kebaikan yang lebih besar.