Jika Anda memikirkan perasaan yang Anda rasakan ketika Anda terpesona oleh sesuatu - misalnya, mengetahui bahwa unsur-unsur dalam tubuh Anda berasal dari bintang yang meledak - saya menyebutnya sebagai reaksi spiritual, yang berbicara tentang kekaguman dan keagungan, di mana kata-kata mengecewakan Anda.

Jika Anda memikirkan perasaan yang Anda rasakan ketika Anda terpesona oleh sesuatu - misalnya, mengetahui bahwa unsur-unsur dalam tubuh Anda berasal dari bintang yang meledak - saya menyebutnya sebagai reaksi spiritual, yang berbicara tentang kekaguman dan keagungan, di mana kata-kata mengecewakan Anda.


(If you think of feelings you have when you are awed by something - for example, knowing that elements in your body trace to exploded stars - I call that a spiritual reaction, speaking of awe and majesty, where words fail you.)

📖 Neil deGrasse Tyson

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Ilmuwan

(0 Ulasan)

Kutipan ini dengan jelas menangkap rasa takjub mendalam yang muncul saat merenungkan alam semesta dan tempat kita di dalamnya. Ini menekankan bagaimana momen-momen kekaguman tertentu melampaui pemahaman biasa, membangkitkan perasaan yang sulit diartikulasikan hanya dengan bahasa. Contoh kesadaran bahwa unsur-unsur penyusun tubuh kita berasal dari bintang-bintang yang meledak menyoroti keterhubungan semua benda di kosmos. Kesadaran seperti itu sering kali memicu rasa rendah hati dan keingintahuan yang mendalam, menginspirasi kita untuk merenungkan keluasan yang melampaui pengalaman langsung kita. Ungkapan 'reaksi spiritual' menggarisbawahi bahwa perasaan-perasaan ini hampir bersifat religius—saat-saat ketika pikiran mengenali sesuatu yang lebih agung dari dirinya sendiri dan menanggapinya dengan kekaguman dan rasa hormat. Keadaan kagum ini bisa menjadi jembatan menuju rasa memiliki tujuan atau keterhubungan, mengingatkan kita akan misteri dan keagungan yang melekat dalam keberadaan. Ini adalah ajakan untuk melihat lebih jauh dari hal-hal sepele dalam kehidupan sehari-hari dan memanfaatkan kebenaran mendalam yang diungkapkan alam semesta dengan cara yang halus. Pengalaman-pengalaman ini memiliki kekuatan untuk merendahkan hati kita, mempersatukan kita, dan memicu keinginan untuk mengeksplorasi dan memahami lebih banyak tentang kosmos. Mereka juga menyoroti keterbatasan kata-kata dalam menangkap sepenuhnya momen-momen tersebut, itulah sebabnya perasaan kagum sering kali membuat kita tidak bisa berkata-kata namun mengalami transformasi yang mendalam pada tingkat spiritual.

Page views
61
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.