Tidak mengherankan jika jumlah hal yang dapat saya ingat dibandingkan dengan jumlah hal yang dapat saya ingat tetapi tidak demikian.

Tidak mengherankan jika jumlah hal yang dapat saya ingat dibandingkan dengan jumlah hal yang dapat saya ingat tetapi tidak demikian.


(It isn't so astonishing the number of things that I can remember as the number of things I can remember that aren't so.)

πŸ“– Mark Twain

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Penulis

πŸŽ‚ November 30, 1835  β€“  ⚰️ April 21, 1910
(0 Ulasan)

Kutipan dari Mark Twain ini dengan cerdik menyoroti sifat ingatan manusia yang mengejutkan dan agak meresahkan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kita mungkin kagum dengan banyaknya informasi yang dapat kita simpan, fenomena yang lebih menakjubkan lagi adalah seberapa sering informasi tersebut tidak akurat atau salah. Ingatan kita bukanlah rekaman peristiwa yang sempurna, melainkan rekonstruksi yang dipengaruhi oleh persepsi, emosi, dan waktu. Gagasan bahwa kita dengan percaya diri mengingat hal-hal yang tidak pernah benar-benar terjadi atau salah mengingatnya berfungsi sebagai pengingat untuk mendekati ingatan kita dengan tingkat skeptisisme.

Dari sudut pandang psikologis, kutipan ini menyentuh kesalahan kognisi manusia. Ingatan dapat terdistorsi oleh bias, pengalaman, dan pengaruh eksternal, yang berarti bahwa ingatan pribadi atau bahkan kolektif tidak harus selalu dianggap remeh. Hal ini mempunyai implikasi di berbagai bidang, termasuk sejarah, hukum, dan hubungan interpersonal, dimana keakuratan ingatan dapat sangat mempengaruhi hasil. Pengamatan cerdas Mark Twain mengajak kita untuk bersikap rendah hati terhadap pengetahuan kita dan terbuka untuk merevisi keyakinan kita berdasarkan bukti-bukti baru.

Selain itu, terdapat dimensi eksistensial dalam wawasan ini - hal ini mengingatkan kita bahwa narasi tentang masa lalu, diri sendiri, dan dunia sering kali dikonstruksikan, bukan diketahui secara objektif. Hal ini menantang kita untuk merenungkan bagaimana identitas dan keputusan kita dibentuk oleh ingatan ini, benar atau salah. Pada akhirnya, kutipan Twain mendorong pemikiran kritis, kesadaran akan ketidaksempurnaan manusia, dan apresiasi terhadap kompleksitas mengingat dan mengetahui.

Page views
149
Pembaruan
Juni 07, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.