Jadi ketika krisis terjadi, ingatlah bahwa Tuhan, seperti seorang pelatih pegulat, telah mencocokkan Anda dengan lawan yang tangguh dan kuat... sehingga Anda dapat membuktikan diri sebagai pemenang di Pertandingan Besar.

Jadi ketika krisis terjadi, ingatlah bahwa Tuhan, seperti seorang pelatih pegulat, telah mencocokkan Anda dengan lawan yang tangguh dan kuat... sehingga Anda dapat membuktikan diri sebagai pemenang di Pertandingan Besar.


(So when the crisis is upon you remember that God like a trainer of wrestlers has matched you with a tough and stalwart antagonist... that you may prove a victor at the Great Games.)

📖 Epictetus

🌍 Orang yunani  |  👨‍💼 Filsuf

(0 Ulasan)

Kutipan ini menjadi pengingat mendalam bahwa tantangan dan kesulitan sengaja ditempatkan dalam hidup kita untuk mendorong pertumbuhan dan ketahanan. Sama seperti seorang pelatih dengan hati-hati memilih lawan untuk mempersiapkan pegulat, kekuatan yang lebih tinggi atau keadaan hidup memberi kita situasi sulit untuk membantu kita mengembangkan kekuatan, karakter, dan ketekunan. Melihat kesulitan melalui lensa ini mengubah hambatan menjadi peluang untuk perbaikan diri, bukan hambatan menuju keputusasaan. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kesulitan bukanlah sebuah hukuman melainkan sebuah ujian yang dirancang untuk membantu kita menemukan potensi diri kita yang sebenarnya. Analogi Great Games menekankan bahwa perjuangan hidup adalah ujian yang dimaksudkan untuk mempersiapkan kita meraih kemenangan akhir, serupa dengan kompetisi Olimpiade di mana usaha, ketahanan, dan ketekunan berpuncak pada kemenangan. Merangkul perspektif ini memungkinkan kita mengubah pola pikir kita dari perasaan kalah menjadi perasaan tertantang dan termotivasi. Menyadari bahwa kita berpasangan dengan lawan yang layak akan mendorong kerendahan hati dan ketekunan; alih-alih menghindari tantangan, kita harus menghadapinya dengan berani, karena kita tahu tantangan tersebut akan membentuk kita menjadi juara. Pola pikir ini memupuk kekuatan batin, kesabaran, dan tujuan, mengubah kesulitan hidup yang tak terelakkan menjadi tonggak sejarah yang bermakna. Pada akhirnya, kutipan tersebut meyakinkan kita bahwa kemenangan atas kesulitan tidak hanya menguji kemampuan kita tetapi juga mengungkapkan kemampuan kita yang sebenarnya, menjadikan kemenangan sangat manis dan layak diterima.

Page views
25
Pembaruan
Agustus 11, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.