Ucapkan apa yang kamu pikirkan hari ini dengan kata-kata yang keras seperti peluru meriam dan esok hari ucapkan lagi apa yang kamu pikirkan besok dengan kata-kata yang sulit meskipun itu bertentangan dengan semua yang kamu katakan hari ini.

Ucapkan apa yang kamu pikirkan hari ini dengan kata-kata yang keras seperti peluru meriam dan esok hari ucapkan lagi apa yang kamu pikirkan besok dengan kata-kata yang sulit meskipun itu bertentangan dengan semua yang kamu katakan hari ini.


(Speak what you think today in words as hard as cannon balls and tomorrow speak what tomorrow thinks in hard words again though it contradict everything you said today.)

📖 Ralph Waldo Emerson

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Filsuf

🎂 May 25, 1803  –  ⚰️ April 27, 1882
(0 Ulasan)

Kutipan Ralph Waldo Emerson mendorong pendekatan yang berani dan otentik terhadap ekspresi diri dan pertumbuhan pribadi. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang harus menyuarakan pemikirannya saat ini dengan jujur, terlepas dari seberapa kuat atau berdampaknya pemikiran tersebut—sebanding dengan kekuatan peluru meriam. Kejujuran seperti itu menuntut keberanian karena kejujuran tersebut memperlihatkan keyakinan, ketidakpastian, dan sudut pandang seseorang saat ini kepada orang lain dan diri sendiri. Bagian kedua dari kutipan tersebut menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan keterbukaan terhadap perubahan. Pemikiran dan keyakinan di masa depan mungkin berbeda dengan pemikiran dan keyakinan saat ini, dan itu wajar dan sehat. Merangkul fluiditas ini memerlukan kerendahan hati dan kemauan untuk merevisi pendirian seseorang ketika wawasan dan pengalaman baru muncul. Ini menyoroti proses evolusi pribadi yang dinamis dan lancar, mendesak kita untuk membuang gagasan menjadi kaku atau dogmatis dalam keyakinan kita. Sebaliknya, kita harus menganggap pemikiran kita saat ini bersifat sementara dan terbuka untuk evaluasi ulang. Mempraktikkan ekspresi jujur ​​saat ini, sambil tetap menerima perubahan, memungkinkan pertumbuhan dan pemahaman otentik tentang diri kita sendiri dan dunia. Gagasan ini menumbuhkan integritas, keberanian, dan kemampuan beradaptasi, yang merupakan ciri-ciri penting untuk kemajuan yang berarti baik dalam konteks pribadi maupun kolektif. Mengakui validitas perspektif saat ini dan masa depan dapat menghasilkan pandangan dunia yang lebih toleran dan berkembang. Pada akhirnya, Emerson menganjurkan evolusi pemikiran yang berkelanjutan—mengutamakan kejujuran dan kerendahan hati sebagai alat untuk menavigasi perubahan hidup yang konstan dengan keberanian.

Page views
20
Pembaruan
Juli 30, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.