Saran saya untuk wanita secara umum: Sekalipun Anda melakukan pekerjaan dari jam sembilan sampai jam lima, perlakukan diri Anda seperti bos. Tidak sombong, tapi pastikan apa yang Anda inginkan - dan jangan izinkan orang lain menjalankan apa pun untuk Anda tanpa sepengetahuan Anda.
(My advice to women in general: Even if you're doing a nine - to - five job, treat yourself like a boss. Not arrogant, but be sure of what you want - and don't allow people to run anything for you without your knowledge.)
Kutipan ini menggarisbawahi pentingnya kepercayaan diri dan kesadaran diri dalam kehidupan profesional perempuan. Hal ini mendorong perempuan untuk memandang diri mereka sebagai pemimpin dan pengambil keputusan, terlepas dari posisi formal yang mereka pegang. Gagasan untuk memperlakukan diri sendiri seperti atasan adalah pengingat yang kuat bahwa otoritas dan rasa hormat tidak semata-mata bergantung pada jabatan, namun dibentuk oleh cara seseorang berperilaku dan mendukung kebutuhan dan keinginannya. Dengan menekankan bahwa hal ini tidak berarti arogansi, hal ini mendorong rasa percaya diri yang seimbang yang memberdayakan perempuan untuk menegaskan batasan mereka dan mencapai tujuan mereka dengan jelas. Peringatan untuk menyadari apa yang terjadi di sekitar Anda dan tidak membiarkan orang lain mengambil keputusan atas nama Anda tanpa sepengetahuan Anda merupakan seruan untuk waspada dan terlibat secara proaktif dalam urusan diri sendiri. Hal ini mendorong perempuan untuk mengambil kepemilikan atas karier dan kehidupan pribadi mereka, menumbuhkan pola pikir kepemimpinan dan kendali. Sikap ini sangat relevan dalam lingkungan kerja saat ini, di mana bias gender dan ekspektasi masyarakat terkadang dapat melemahkan otoritas atau kepercayaan diri perempuan. Menerapkan pola pikir ini berarti menumbuhkan rasa harga diri yang kuat, mengomunikasikan kebutuhan seseorang secara terbuka, dan tidak ragu-ragu untuk menantang perilaku tidak adil atau mengendalikan orang lain. Pada akhirnya, kutipan tersebut menganjurkan pemberdayaan perempuan melalui pemberdayaan diri—kepercayaan pada diri sendiri dan mempertahankan hak pilihan atas pilihan dan keadaan seseorang. Hal ini merupakan pengingat bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian eksternal, namun juga tentang keyakinan internal dan keyakinan yang tak tergoyahkan pada kemampuan seseorang untuk mempengaruhi hasil.
---Nicki Minaj---