Ibuku sangat tertarik pada seni dan suka menulis, dan ayahku adalah seorang fotografer yang hobi.
(My mum was very interested in art and liked to write, and my dad was a hobbyist photographer.)
Kutipan tersebut menyoroti pengaruh hasrat keluarga terhadap pengembangan pribadi dan upaya artistik. Hal ini menggarisbawahi bagaimana paparan terhadap berbagai bentuk kreativitas—menulis, seni visual, dan fotografi—dapat membentuk minat dan nilai seseorang. Lingkungan seperti itu menumbuhkan apresiasi yang tinggi terhadap seni dan mungkin mendorong eksplorasi dan ekspresi diri. Hal ini juga menunjukkan bahwa membina bakat dalam lingkungan keluarga dapat menginspirasi minat dan karier masa depan. Refleksi ini mengingatkan kita akan pentingnya lingkungan kreatif yang mendukung dan bagaimana lingkungan tersebut dapat menumbuhkan beragam upaya artistik.