Masalahnya adalah saya orang yang suka menunda-nunda dan juga pecandu kekuasaan, jadi saya sangat frustasi untuk diajak bekerja sama.

Masalahnya adalah saya orang yang suka menunda-nunda dan juga pecandu kekuasaan, jadi saya sangat frustasi untuk diajak bekerja sama.


(The problem is I am both a procrastinator and a power junkie, so I am very frustrating to work with.)

📖 Alton Brown

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyentuh dinamika manusia yang kompleks di mana kecenderungan-kecenderungan yang saling bertentangan hidup berdampingan dalam diri seseorang. Individu mengenali sebuah paradoks: di satu sisi, mereka cenderung menunda-nunda, menunda tugas dan mungkin kesulitan dengan motivasi atau fokus. Di sisi lain, mereka memiliki hasrat akan kekuasaan, kendali, dan mungkin prestasi yang mendorong ambisi mereka. Konflik internal ini dapat menciptakan tantangan yang signifikan baik dalam lingkungan pribadi maupun profesional. Penundaan sering kali menyebabkan stres dan hilangnya peluang, sedangkan keinginan akan kekuasaan dapat mendorong seseorang untuk mencari pengaruh dengan cara apa pun. Rasa frustrasi yang diungkapkan di sini muncul karena kecenderungan-kecenderungan ini tampak bertentangan; penundaan dapat menunda kemajuan yang dibutuhkan untuk mencapai kekuasaan, dan keinginan untuk mendapatkan pengaruh mungkin terhambat oleh keraguan atau sabotase diri. Berkaca pada hal ini, menjadi jelas bahwa kesadaran diri sangatlah penting. Mengenali ciri-ciri ini memungkinkan dilakukannya intervensi strategis—mungkin melalui teknik manajemen waktu, menetapkan tujuan yang jelas, atau mencari keseimbangan antara dorongan hati dan pengendalian diri. Memahami diri sendiri dengan cara ini dapat mengarah pada pertumbuhan pribadi, memungkinkan seseorang memanfaatkan energi di balik kedua kecenderungan tersebut secara positif. Hal ini mengingatkan kita bahwa sifat manusia sering kali memiliki aspek-aspek yang saling bertentangan, dan menerima kompleksitas ini daripada menyangkalnya dapat menjadi langkah menuju perbaikan diri yang lebih baik. Introspeksi seperti itu menumbuhkan empati terhadap diri sendiri dan orang lain yang bergulat dengan pergulatan internal serupa, menyoroti pentingnya kesabaran, belas kasihan pada diri sendiri, dan upaya yang disengaja dalam menavigasi pergumulan pribadi.

---Alton Brown---

Page views
36
Pembaruan
Juli 02, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.