Tujuan utama dari buku adalah agar kita membacanya, dan jika ternyata kita tidak bisa membacanya, mungkin bukan kekurangan kita yang harus disalahkan. Buku yang 'bagus' terkadang bisa sangat buruk.
(The whole purpose of books is that we read them, and if you find you can't, it might not be your inadequacy that's to blame. 'Good' books can be pretty awful sometimes.)
Buku bersifat subyektif; apa yang dianggap berharga bagi satu orang mungkin tidak bagi orang lain. Kadang-kadang, sebuah buku yang diberi label 'bagus' mungkin tidak menarik perhatian atau bahkan mengecewakan, hal ini menunjukkan bahwa selera pribadi kita memainkan peran penting dalam membaca. Penting untuk tidak menilai diri sendiri secara kasar jika sebuah buku tidak relevan β tidak semua buku menarik secara universal, dan terkadang ini hanya masalah waktu, suasana hati, atau preferensi individu. Perspektif ini mendorong pembaca untuk bersantai dan menikmati perjalanan unik mereka melalui karya sastra daripada merasa tertekan untuk menyukai judul-judul 'klasik' atau terkenal tertentu.